ULT Unila Siap Beroperasi Lebih Modern, Layanan Terintegrasi dan Berbasis Digital
Universitas Lampung terus mematangkan kesiapan Unit Layanan Terpadu (ULT) melalui rapat koordinasi yang digelar pada Rabu, 6 Mei 2026. Rapat yang dihadiri Wakil Rektor IV Bidang PKSI, Kepala BPKHM, serta tim ULT ini menegaskan komitmen Unila dalam menghadirkan layanan publik yang profesional, nyaman, dan berbasis teknologi.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa ULT akan mengusung konsep layanan tiga meja utama, yakni layanan umum, akademik, dan keuangan. Meski demikian, layanan akademik masih didukung oleh unit Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) untuk memastikan kelancaran proses administrasi.
Salah satu poin penting yang mengemuka adalah kesiapan sistem digital. Sistem e-ULT kini telah mencapai 80 persen dan dinyatakan siap untuk segera diimplementasikan. Kehadiran sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses layanan serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Dari sisi fasilitas, ULT Unila juga akan mengalami berbagai pembaruan desain yang mengedepankan kenyamanan pengguna. Penambahan kanopi pada area depan dan teras ULT akan memberikan perlindungan bagi pengunjung, sementara penyesuaian warna lantai lorong dari merah menjadi biru muda dilakukan untuk menciptakan suasana yang lebih tenang dan ramah.
Area kafe yang dikelola oleh BPU akan menjadi bagian integral dari ULT. Desain front line kafe dibuat lebih rendah agar terlihat jelas, dengan sudut meja yang ditumpulkan demi keamanan. Kursi kafe juga akan dikustomisasi untuk mendukung konsep coworking space, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai tempat tunggu, tetapi juga ruang interaksi dan produktivitas.
Penataan ruang layanan turut menjadi perhatian. Meja supervisor akan ditempatkan dekat pintu masuk ULT untuk memastikan pengawasan optimal. Selain itu, loket BAK yang berada di sisi kiri lantai satu Gedung Rektorat akan dilengkapi bangku sederhana guna meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Dalam mendukung sistem antrean yang tertib, ULT akan dilengkapi sound system untuk pemanggilan nomor antrean, serta TV display dan speaker yang ditempatkan di area luar, tepatnya di atas kafe. Sentuhan lokal juga dihadirkan melalui display musik kulintang Lampung sebagai bagian dari identitas budaya.
Tak hanya infrastruktur, penguatan kelembagaan juga menjadi fokus utama. Unila tengah menyiapkan Surat Keputusan Rektor terkait pedoman layanan ULT yang mencakup Standar Pelayanan Minimum (SPM), Standar Operasional Prosedur (SOP), persyaratan layanan, hingga sistem pelayanan customer service. Bahkan, akan diatur pula tata cara pemilihan dan pembinaan duta layanan Muli Mekhanai.
Dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, petugas layanan akan direkrut secara selektif dan mendapatkan pelatihan, termasuk melalui kerja sama dengan mitra perbankan. Selain itu, ULT juga akan menyediakan kanal komunikasi yang mudah diakses, seperti call center berbasis WhatsApp dan chatbot.[Hisna C]





